Senin, 23 April 2012

KEGIATAN WAKIL RAKYAT YAYAT AHADIATNA S.H GELAR RESES DI DAPIL IV KAB.KUNINGAN

Kegiatan wakil rakyat dalam masa resesnya banyak road show ke Dapil masing-masing. Begitu juga dengan Yayat Ahadiatna S.H Ketua Fraksi Partai Demokrat  menggelar acara reses di DAPIL IV Kabupataen Kuningan, antara lain ke desa Kaduagung, Jabranti ,Simpayjaya Kecamatan Karangkancana yang disambut antusias masyarakat setempat. Hal ini biasa dilakukan oleh wakil rakyat dari Demokrat ini yang tampak begitu  akrab  dengan konstituennya.

Yayat Ahadiatna S.H di tengah-tengah tokoh masyarakat Simpayjaya
 Secara terpisah Yayat Ahadiatna S.H mengatakan kepada HR sebagai salah satu tugas dari wakil rakyat adalah menyerap aspirasi dari komponen masyarakat yang nantinya akan menjadi bahan kajian bagi para anggota dewan dalam menentukan kebijakan publik  sebagai tugas legislasi.

Seperti harapan masyarakat Desa Kaduagung yang mengharapkan agar kebijakan pemerintah saat ini dalam keadaan ekonomi yang sulit ini  terkait kegiatan PJBM  masyarakat merasa keberatan apabila pemerintah hanya memberikan bantuan Aspal saja melainkan minta  tambahan  untuk pembelian Batu Splitnya dan masyarakat hanya siap untuk memberi swadaya berupa tenaga,pada kesempatan yang sama masyarakat Kaduagung juga menyampaikan harapannya mengenai kebutuhan tentang kegiatan pipanisasi melalui program PAMSIMAS karena pada musim kemarau masyarakat setempat kesulitan dengan air bersih .

 Sementara di tempat terpisah masyarakat Desa Simpayjaya juga menyampaikan keinginannya yang mendambakan untuk memiliki gedung serbaguna yang refresentatif  serta gedung PAUD yang untuk sementara ini kegiatannya memanfaatkan fasilitas apa adanya, itu berbagai harapan yang disampaikan kepada Yayat Ahadiatna. S.H dari Komisi D DPRD Kab Kuningan.

Menurut DUDUNG NURFALAH Kepala Desa Simpayjaya dengan kedatangan anggota DPRD yang menggelar acara Reses ke desa nya semoga harapan masyarakat bisa segera terwujud. “Saya ucapkan banyak terima kasih atas kedatangan anggota DPRD untuk menyerap Aspirasi masyarakat kami,mudah-mudahan tindak lanjut dengan keinginan masyarakat bisa di kabulkan pemerintah Pusat,Propinsi maupun Pemerintah Daerah.”kata Dudung antusias menyambut kedatangan Yayat.

Yayat ditengah-tengah masyarakat Desa Kaduagung
Dalam kunjungannya Yayat Ahadiatna S.H menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap masyarakat yang telah memberikan Amanah yang sangat Tinggi terhadap dirinya.”Saya merasa betul-betul berat mengemban amanah yang telah di berikan masyarakat ,yang mana saya harus betul-betul menjaga suara rakyat. Dan Terima kasih kepada masyarakat yang mempercayakan untuk menyampaikan aspirasi melalui corong anggota DPRD. Saya menghimbau kepada masyarakat selalu konsultasi dengan aparat desa dan aparat desa juga harus selalu konsultasi dengan wakilnya yang ada di DPRD”, Ujar Yayat lebih jauh kepada HR.  (ACENG SURYA)

Jumat, 20 April 2012

SDN TANJUNGKERTA 2 GIAT REHAB RUANG KELAS RUSAK BERAT

Bantuan pemerintah yang di gulirkan untuk sarana dan prasarana dunia pendidikan kini sangat di rasakan masyarakat desa Tanjungkerta Kecamatan Karangkancana Kuningan. Begitu juga dengan SDN Tanjungkerta 2 yang saat ini tengah membangun ruang kelas  yang rusak berat dari dana bantuan Rehab Ruang Kelas Sangat Rusak dari pemerintah pusat sebanyak 3 lokal dengan dana bantuan Rp 200 juta lebih di tambah swadaya wali murid 30% dari nilai yang di dapat.

Kepala SDN Tanjungkerta 2 SAHUDIN S.Pd.[tengah] beserta  guru di depan bangunan yang dapat bantuan rehab
 Menurut penuturan Sahudin S.Pd.SD kepala SD Tanjungkerta 2 kepada HR bahwa pembangunan saat ini sudah hampir selesai 75%, dan dia berharap dapat bantuan RKB [Ruang Kelas Baru,red] karena SD tersebut baru punya 5 ruangan kelas. Untuk kegiatan belajar mengajar di sekolahnya antara kelas satu dan kelas dua harus bergantian pagi dan siang. Sedangkan antara ruang guru dan ruang kepala sekolah menggunakan ruang kelas.”Kami atas nama tenaga pengajar di sekolah ini mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat,Profinsi maupaun daerah yang telah memberikan dana bantuan rehab kelas ke sekolah kami, kami berharap dapat bantuan stimulan kembali untuk RKB,Perpustakaan, Alat Peraga dan Ruang guru, karena seperti bapa lihat sekarang ini bahwa sekolah kami masih banyak kekurangan.”ujar Sahudin S,Pd.SD menuturkan kepada wartawan koran ini.
 
Seperti terpantau HR di samping sekolah berdiri Musholah baru ukuran 5x4 m dapat bantuan swadaya murni dari wali murid dan donatur. “Alhamdulillah wali murid di sekolah ini asal untuk kepentingan kemajuan anak didik di SD N Tanjungkerta 2 ini tidak susah memungut iuran untuk sarana ibadah seperti untuk pembangunan Musholah ini masyarakat kompak mendukung, dan sepanjang kepala sekolahnya Pak Sahudin pembangunan di SD ini tampak terlihat jelas perubahannya dari tahun ke tahun.”kata ketua Komite sekolah SDN Tanjungkerta 2 Ejon Dasjan yang terlihat aktip mengawasi pembangunan.
 
Prestasi yang di ukir murid-murid SDN Tanjungkerta 2 pun sangat di perhitungkan di tingkat kecamatan. Dalam bidang olah raga dan kesenian pun setiap ada momen di tingkat kecamatan Karangkancana selalu dapat juara dalam 3 besar. Seperti di tahun ini 2012  prestasi unggulan menjadi juara satu Biantara putra-putri tingkat kecamatan Karangkancana dalam rangka PASKAB [Pekan Apresiasi Seni Tingkat Kabupaten], Juara SATU Pidato dalam rangka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) mewakili kecamatan Karangkancana di tingkat kabupaten. [ACENG SURYA]

Rabu, 18 April 2012

Berkat Kerja Keras, Jujur dan Mendapat Wangsit dari Ziarah di Makam Sunan Gunung Jati Cirebon


Ibu Misti Penjual Sayuran Kini Pengusaha Roti
Nasib orang tak ada yang tahu hanya atas Kuasa ALLAH Jualah yang menentukan Nya. Seperti ibu beranak tujuh ini dia sekarang jadi Juragan Roti yang memiliki pabrik Roti delapan buah tersebar di beberapa kabupaten kabupaten  yang ada di pulau Jawa dari barat sampai timur. Seperti di Padeglang di sebelah barat pulau jawa dan Jember paling timur di pulau jawa.

Berkat kegigihannya merasakan pahit getirnya kehidupan yang ibu MISTI alami di tahun 1998 ia mengalami jualan sayuran di pasar Cipeujeuh Cirebon. Wanita yang berasal dari desa ASEM Kecamatan Lemah Abang CIREBON ini sekarang telah bergelimang harta dan bisa dikatakan seorang milyarder. Karena sekarang ibu yang dulu serba kekurangan kini telah memiliki delapan pabrik roti dan 50 mobil untuk armada pengangkut roti keliling di pulau jawa ini.

Menurut keterangan dirinya bahwa beliau mengalami jatuh bangun dalam menjalankan usaha sehingga dia bertekad ingin hidup kaya raya dengan tidak punya modal untuk melangkah kemanapun,tapi berkat petunjuk Allah yang dia dapatkan ketika dia Jiarah di makam Sunan Gunung Jati Cirebon selama tujuh hari tujuh malam berpuasa di tempat tersebut,dia mendapatkan petunjuk bahwa nati pada tahun 2001 akan ada yang memberikan kepercayaan modal. “Memang terus terang saya ketika itu telah berpikir sempit karena terdesak kebutuhan hidup anak-anak saya, waktu itu ada   yang menyarankan untuk puasa di makam Sunan Gunung Jati Cirebon tanpa rasa takut sedikitpun karena keadaan saya lakukan tujuh hari tujuh malam dan pada malam terakhir saya di suruh mandi di sumur tujuh yang ada di situ lalu tengah malam saya di datangi seorang kakek berbaju putih saya di suruh bersabar dan akhirnya sekarang saya hidup serba kecukupan dan alhamdulillah anak-anak saya sudah pegang usaha masing-masing memiliki pabrik roti semua,”ujar Mimi MISTI menerangkan lebih jauh pengalaman hidupnya kepada Wartawan Koran ini.

Untuk mengontrol maju mundurnya perusahaan Roti yang di kelola anak-anaknya dia selalu mengendarai mobilnya sendiri dari ujung timur pulau Jawa sampai ujung Barat. Dan setiap pabrik diberi nama Furtuna,Bintang dan Sarindo. Pabrik rotinya tersebar di beberapa kota kabupaten seperti di Jember,Pati,Pandeglang,Mojokerto,Bogor dan yang baru ini di bangun di Cikampek kabupaten Subang. Dari awal hanya menghabiskan puluhan kilogram terigu per hari sekarang sudah hampir 0,5 ton perharinya.”Saya walau pun seorang wanita tanpa bantuan suami awalnya karena serba kekurangan selalu bekerja keras sampai saat ini pun saya selalu antarkan Roti pesanan sendiri  sampai tengah malam,karena suami ibu punya istri muda lagi. Mungkin karena sakit hati seperti itu ibu bertekad ingin merobah hidup dan Alhamdulillah Allah mendengar doa istri yang teraniaya,akhirnya Manisnya kehidupan sekarang bisa dinikmati.”kata Mimi MISTI bercerita tentang keluarganya.

3 orang karyawan bagian pengemasan yang ada di pabrik Roti Furtuna Cikampek
Inilah contoh kehidupan yang dialami ibu Mimi Misti dari sengsara sampai dia berhasil,tidak lepas dari kerja keras dan berdoa kepada Tuhan Untuk diberi kehidupan yang lebih baik yang akhirnya diapun bisa menciptakan lapangan pekerjaan kepada orang sekampungnya dan warga sekitar pabrik yang di bangun sebagai industri rumahan. Mimi Misti berharap dari pengalaman hidup nya ini jadi tauladan bagi generasi nya dan khususnya para Pembaca Surat Kabar Harapan Rakyat, Dan menurut keterangan para pegawainya MIMI ini tidak pelit akan ilmu nya siapaun pasti di berikan peluang usaha baginya yang penting Jujur itu saja modalnya. [ACENG SURYA/ADAM SUYONO]

Rabu, 04 April 2012

Terobosan Baru dengan GRANDONG (Kendaraan Sepeda Motor) Pengangkut Kayu untuk medan Berat

Sepeda Motor hasil modifikasi untuk pengangkutan kayu dari hutan-hutan yang tidak bisa dilalui Truk

Walau curah hujan  sangat tinggi tapi penebangan di wilayah KRPH Cibeureum BKPH Cibingbin KPH Kuningan tetap dilakukan , karena di tuntut untuk penanaman bibit Kayu Jati baru jenis unggulan PERHUTANI dengan jenis Stek Pucuk yang telah  jadi projek percontohan di Jawa Barat.

Kendala di lapangan saat ini adalah angkutan jenis TRUK tidak bisa masuk lokasi tebangan, namun berkat kejelian KRPH Cibeureum YANA HERYANA di bantu kedua mandor tebangnya ACE IRSADUL UBAD dan DUDUNG A.K  membuat terobosan baru untuk angkutan dari lokasi TEBANGAN  ke TPK dengan menggunakan sepeda motor yang biasa di sebut GRANDONG . “Tadinya saya menghadapi tebangan ini sangat bingung dengan angkutan TRUK karena jalan yang akan dilalui karena musim hujan pasti sangat susah, sementara produksi kayu harus segera bisa ter angkut ke TPK, Namun saya lihat di daerah Salem terlihat banyak sekali motor-motor pengangkut kayu. Akhirnya saya ambil alternatif lain mengundang ojeg motor untuk mengangkut hasil tebangan. Dan akhirnya kendala tersebut bisa teratasi.” Ujar Yana Heryana  KRPH CiBEREUM.

Lokasi tebangan di petak 43A seluas 10 Ha jenis tebangan B1/pembersihan lahan. Dan jarak dari lokasi tebangan ke TPK sekitar 1.5 Km dengan kondisi jalannya sangat berat di tambah licin karena curah hujan. Namun berkat kerja keras KRPH Yana di Bantu ACE IRSADUL UBAD kordinator tanaman dan DUDUNG A.K Polter sekaligus mandor tebang kendala yang ada di lapangan bisa di atasi dan target untuk tanaman baru akan segera tercapai. Dan penanamanpun akan bisa segera dilakukan kata ACE lebih jauh menerangkan kepada HR. “Dengan adanya ojeg sepeda motor pengangkut kayu ini pekerjaan saya bisa sedikit ringan walau kadang khawatir melihat motor dengan muatan berat penuh potongan +kayu-kayu itu seakan ada rasa takut juga melihatnya, tapi mereka sangat profesional sekali mengendarai motornya walau di jalan yang sangat susah.”kata DUDUNG A.K mandor tebang di lokasi itu.

Terkait dengan ongkos angkutan itu mereka di bayar oleh pihak PERHUTANI sebesar Rp 90.000/M3. Sehari mereka bisa mengangkut 1.3 m3 atau bisa menghasilkan Kurang lebih Rp 125.000 Kotor belum dipotong makan dan BBM. “Sekali angkut saya bisa membawa 5-7 potong kayu jati ukuran panjang 200CM  dan sehari bisa 3-4 balik ,pa. Dengan keadaan ekonomi yang saat ini susah sekai akhirnya saya ikut temen jadi ojeg motor pengangkut kayu,walau resikonya sangat berat salah-salah perhitungan kita bisa jatuh tertimpa kayu pula, saya bekerja taruhannya nyawa pa... tapi demi kebutuhan anak-anak  sekolah dan makan nya terpaksa saya lakukan pekerjaan yang penuh resiko ini.” Kata Yanto dan Rus pengemudi GRANDONG lebih jauh kepada HR.. {ACENG SURYA}