Rabu, 14 November 2012

PRIYANTO S.AP di lantik Jadi Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Cilebak


Supriyanto S.AP ketika selesai pelantikan
 di halaman  Pendopo Kabupaten Kuningan

KUNINGAN,HR.Supriyanto S.AP yang awalnya Kasubag TU di UPTD Pendidikan Kecamatan Cilebak kini naik jabatan jadi pucuk pimpinan di UPTD Pendidikan Cilebak menjadi kepala UPTD berdasarkan surat Keputusan Bupati no : 821.27/KPTS.461-BKD/2012 tentang pengangkatan dan alih tugas pejabat struktural perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kuningan pada tanggal 6 Nopember 2012.

Rasa senang dan sedih bercampuraduk saat mendengar surat keputusan Bapati di bacakan.”semoga saya diberi kekuatan dalam mengemban amanah ini, bisa bekerja sesuai visi dan missi untuk meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan sesuai dengan pedoman TUT WURI HANDAYANI.”Kata Supriyanto S.AP ketika ditemui HR dihalaman Pendopo seusai pelantikan tersebut.

Lain dengan EDI SETIADI JAYA S.Pd mantan kepala UPTD  Kecamatan Cilebak “Saya bangga dan gembira atas dilantiknya Kasubag TU menjadi kepala UPTD Kecamatan Cilebak jadi menggantikan saya, semoga beliau dalam melkaksanakan tugasnya dapat Ridho Allah dan diberikan kelancaran semoga beliau menjadi pemimpin yang bijak.” Kata Edi lebih jauh[DODO/RONI}

SDN II Karangkancana Butuh Sarana & Prasarana


Momon Sulaeman S.Pd kepala SDN II Karangkancana

Kuningan, HR. Meningkatkan mutu belajar,tak cukup dari seorang guru juga harus di bantu orangtua siswa siswi tersebut,dan sekolah bermutu harus di tunjang sarana dan prasarana Belakangan ini HR [red] banyak menemukan sekolah2  yang sangat memprihatinkan artinya salah satu contoh SDN II Karangkancana Kecamatan Karangkancana  ketika HR berkunjung ke sekolah tersebut disana menemui kepala sekolah Momon Sulaeman S.Pd  diruang kerjanya, Momon menuturkn kepada HR tentang keadaan sekolah bahwa sekolah itu di rawat baik dan tampak kelihatan bagus namun disamping itu masih terdapat banyak kekurangan tuturnya kepada HR. “Coba bayangkan pak,bila satu lokal di sket dibagi 2 kelas V Disatukan dengan kelas VI bagaimna murid cara menelaah pelajaran, KETIKA GURU-GURU MEMBERIKAN PELAJARAN  sama sama berbicara otomatis konsentrasi murid akan terganggu.” Kata MOMON menerangkan lebih jauh kepada SENTRAL dengan sangat ramahnya.

Seperti terpantau HR ruangan belajar mengajar di SDN II Karangkancana  hanya terdapat 4 lokal ini sangat memprihatinkan sementara anggaran Pendidikan dari pemerintah paling  besar. Artinya sarana dan prasarana masih sangat minim sekali. Untuk itu kepala sekolh SDN  II Karangkancana  sangat berharap bantuan untuk ruang kelas baru dari Pemda,Pemerintah Provinsi maupun Pusat segera  digulirkan karena kebutuhan akan hal tersebut sudah sangat mendesak.

Pantauan HR dilapangan ternyata  bukan sekolah itu saja masih banyak terdapat sekolah-sekolah yang sangat memprihatinkan kondisi di lapangan seyogyanya setiap kepala UPTD pendidikan yang ada di kabupaten KUNINGAN sering turun kelapangan untuk melaporkan keadaan sarana sekolah yang tErdapat di daerah untuk bahan laporan kepada KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KUNINGAN. {RONI/UJANG}

SDN 1 CIDAHU NIKMATI BANTUAN REHAB KELAS RUSAK BERAT




Kepala SDN 1 Cidahu Dedi Suryadi S.Pd penerima DAK RKB
KUNNGAN,HR. Animo setiap kepala sekolah terhadap bantuan rehab kelas rusak berat sangat antusias. Begitu juga dengan kepala sekolah SDN 1 CIDAHU Kecamatan Cidahu Dedi Suryadi yang baru-baru ini mendapatkan bantuan 2 lokal ruang kelas. Pekerjaan 70 % selesai dengan baik. Namun demikian DEDI berharap dengan kurangnya sarana belajar dan mengajar saat ini masih kurang ,dia berharap bantuan dari pemerintah pusat dan daerah untuk Perpustakaan.  Alangkah baiknya bila sekolah ini juga akan tampak rapi bila pemagaran segera dabat bantuan kembali karena pagar sepanjang 200 m telah rusak tampak sekali sekolah ini kumuh.

 “Kami seluruh pengajar di SDN 1 Cidahu berterima kasih yang sebesar-besarnya atas turunnya bantuan rehab kelas di sekolah kami sebanyak 2 lokal, dan saya berharap untuk memaksimalkan belajar mengajar di sekolah ini saya mohon dapat bantuan ruangan Perpustakaan,dan pemagaran sepanjang 200 m”. Kata Dedi Suryadi SPd.SD kepada wartawan HR. Menurut beberapa guru bahwa dengan bantuan rehab ini masyarakat dan wali murid pun menyambut gembira karena sekolah ini sekarang terlihat rapi dan resik tutur nya kepada HR. Saat ini sekolah SDN 1 Cidahu muridnya berjumlah 270 murid dan guru 9 orang terdiri dari 5 orang yang telah di angkat PNS dan 3 orang masih Sukwan. Itu semua sangat dekat dan selalu kordinasi dengan pihak komite sekolah.

 “Harapan kami semua bantuan untuk Perpustakaan dapat segera di gulirkan, karena sarana bacaan untuk murid kami sangat minim. Dengan adanya Perpustakaan akan menambah wawasan luas karena sarana untuk itu tersedia.” Tambahnya kepada HR
SDN 1 Cidahu pun terlihat sekali penuh Prestasi dan selalu mendapatkan piala tampak sekali terpampang berjajar Piala dari berbagai pertandingan. Salah satu bukti  SDN 1 Cidahu berhasil dalam mendidik muridnya dalam  berbagai mata pelajaran ini berkat kerja keras kepala sekolah dan para guru SD tersebut. (UJANG.PADRI]